mitos cincin kawin

Negeri ini memang unik dan menggelitik. Sebab bukan hal yang aneh sebetulnya, di Indonesia ini begitu banyak mitos beredar dan menjadi keseharian kita, bahkan kerap dipercaya oleh sebagian besar  orang. Salah satunya adalah mitos yang berkaitan dengan cincin nikah .Mitos Dibalik Cincin Kawin  yang sering kita dengarkan berseliweran di masyarakat adalah soal cincin kawin yang dijual alias pindah tangan. Masyarakat atau pasangan suami istri ada yang  menganggap cincin adalah pengikat pernikahan yang kuat dan hakiki, maka sebaiknya tidak boleh hilang. Dan apabila ternyata  hilang atau dijual dikhawatirkan  akan menimbulkan keretakan dalam perkawinan atau rumah tangga yang bersangkutan. Benarkah demikian, bagaimana seandainya orang tersebut kepepet dan butuh modal untuk usaha, sedang dia tak punya uang sama sekali ?

Mitos Dibalik Cincin Kawin  dikatakan sebagai kepercayaan yang tidak ada dasarnya yang kuat.    Anda tak perlu gusar  dan bingung atau gelisah dengan pandangan  seperti itu, sebab mitos hanyalah mitos yang tentu saja  tidak benar adanya. Namun, apa bila anda terpaksa harus  yakin dengan mitos yang ada tersebut, ( misalnya  karena banyak kejadian sebagamana dimitoskan atau  banyak orang yang telah mengalaminya ), maka pertama sekali anda yang harus di  lakukan adalah menenangkan diri dan pikiran anda sendiri. Sangat dianjurkan untuk jangan terlalu emosi. misalnya dengan  menganggap ini adalah akhir dari semua perjalanan rumah tangga anda. Maka itu anda tak perlu khawatir dengan semua itu kejadian itu, keluarga tersebut retak bukan hanya gara-gara cincin kawin yang dijual, melainkan karena faktor lain yang terjadi.

Sebenarnya ada embrional problem yang akhirnya malah justru menjadi buntut dari masalah yang anda hadapi sekarang ini. Misalnya masalah ekonomi, masalah orang ke tiga dan masalah kegamangan lain yang bisa memicu untuk menjual cincin pernikahan. Mitos Dibalik Cincin Kawin  , merupakan hikmah tersediri. Yakni menelusuri akar masalah, mengapa sampai harus menjual cincin? lebih kepada sebuah suasana yang dimasukan kepada sistem keyakinan masyarakat. Sekali lagi masalah – masalah  yang terjadi itulah yang harus lebih ditelisik, misalnya bila  masalah keuangan yang memicu peretak rumah tangga. Hal ini terjadi biasanya karena suami dan istri kurang terbuka dalam berkomunikasi masalah keuangan tersebut.

Mitos Dibalik Cincin Kawin